Postingan

PPKM episode 5

Gambar
 "P-P-K-M" (Pelan-pelan kita Menikah) Part 5 (Episode 4) klik dibawah ini 👇 https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=986176628863875&id=100024146414964 Oleh : Azizah Maghfiroh Suasana hening menyelimuti perasaan mereka berdua. Tanpa rasa canggung, Ning Wirda pun membuka masker untuk memecahkan suasana yang membuat ia gelisah. Disitulah kesempatan Gus Ibram melihat wajah ayu Ning Wirda. Terlihat masih bocah namun kalem, anggun, manis, cuantik. Kalau dipandang tidak jauh beda seperti artis Keisha Ratuliu dan yang paling disukai Gus Ibram adalah kedipan matanya yang pelan. Karena sibuk memandangi wajah ayunya yang tidak membosankan, Gus Ibram lupa hendak melanjutkan bertanya-tanya dan menjelaskan maksud kedatangannya. Dan tetiba kemudian datanglah tamu sekeluarga. "Assalamualaikum..." Salam salah satu tamu tersebut di balik pintu yang sedang terbuka. "Waalaikumussalam warohmatulllah wabarokatuh" jawab salam Ning Wirda.  Lalu ia menghampiri tamu terseb...

Pena Putih 2

Gambar
Oleh : Azizah Maghfiroh Sejarah adalah kejadian kenyataan hidup yang telah terjadi dan sudah berlalu namun tetap menjadi ingatan. Banyak pengaruh  yang bisa dijadikan kiblat untuk dicontoh. Kehidupan ini sebenarnya tidak jauh dengan apa yang sudah dicontohkan oleh Sang Pencipta pada zaman dulu, tergantung yang merenunginya, bahwa semua tetap sama. Jika ia berbuat baik akan di tunjukan kebaikannya, jika buruk, juga akan di buka suatu saat keburukannya. Itu pada intinya.  Ingatlah sesuatu ini sampai nanti, "Bahwa warisan para leluhur yang paling berharga adalah bisa Menerima Takdir"

Pena Putih

Gambar
Oleh : Azizah Maghfiroh "Yang paling tidak membosankan dalam kehidupan rumah tangga adalah masalah hati." Jika hati bisa menyatu dan saling mengerti disana menemukan sakinah (ketenangan hati). Bersiap untuk menghadapi sikon kenyataan hidup yang pahit, sakit, dan perih. Jadikan itu semua kasih sayang dari Allah. Hidup kuncinya selalu Husnudzon. Supaya hati menemukan puncak dari kenikmatan Haqiqi. Perjalanan Lika liku manusia di muka bumi memanglah tidak sama, meski sejatinya sama. Karena Allah menciptakan manusia hanyalah untuk  'Liya'buduuni' (Menghamba). Sikap sebagai seorang hamba harus tunduk dan pasrah atas segala takdir yang telah diberikan. Ada sebuah kisah yang diabadikan dalam ingatanku: Ada anak kecil yang sedang bermain di dekat sungai, lalu melihat ikan yang berenang tiada henti. Ia berpikir dan bertanya, "Mengapa ikan tidak ada capeknya berenang? Dan bahkan aku tidak pernah melihat sekalipun ikan itu menutup matanya."  Pertanyaan itu terjawab...

CINTAKU TELAH HABIS UNTUK TUHAN

Gambar
  Menemukan Tuhan dalam keseharian. Bagi yang menanti jodoh, bersabarlah dalam doa, Bertekad dalam usaha, Istiqomah dalam memperbaiki diri. Jodoh pasti datang! Sebuah kisah yang manis menemani perjalanan malam.. "Cintaku telah habis untuk Tuhan" Di tengah malam hening dan sunyi, seorang pemuda murid dari Wali Allah sedang khusyuk bersimpuh di sajadah setelah melewati zikir ber jam-jam. Dia menatap dengan linangan air mata sajadah Guru yang berada tepat di depannya, kemudian dia berdoa, “Ya Allah, umur ku sudah 37 tahun, apakah ada jodoh untukku? andai ada jodoh untuk ku maka mohon lah di dekatkan, andai dekat tolong lah pertemukan”. Pemuda tersebut adalah seorang yang amat cinta kepada Gurunya, seluruh masa muda diberikan untuk mengabdi kepada Guru, cinta kepada Guru teramat dalam. Dalam perjalanan pengabdian yang panjang tersebut, akhirnya sampai ke pada pertanyaan dalam hati, “Apakah ada jodoh untuk ku ya Allah?”. Kemudian si pemuda tertidur dalam berzikir dan bermimpi di d...

NASIHAT CINTA

Oleh : Azizah Maghfiroh Di halaman depan rumah kuno itu ada seorang anak perempuan yang sedang di nasihati oleh ayah tercintanya. "Begini nduk, Pada suatu malam yang ditumpahi cahaya rembulan yang bersinar terang ada seorang kiai sepuh dari Jawa Tengah bertutur kepada puluhan santrinya. Semua para santri menyimak dengan penuh Khidmah, kalimat demi kalimat yang keluar laksana mutiara. Dengan suara yang pelan dan santun sang kiai itu memberi nasehat kehidupan. Saya ini dulu sudah mengaji ke beberapa pondok tertua di Jawa timur, Jawa barat sampai ke luar Jawa dan lamanya hampir 20 tahun. Namun sekembalinya ke rumah perasaan saya tak dapat ilmu yang berharga  kecuali hanya sedikit saja. Kemudian saya ingat kepada almarhum kakek yang pernah berpesan. 'Mencari ilmu itu harus dibarengi dengan cinta. Dan cinta itu harus menemukan rasa, lalu mampu menyatukannya.' Namun, saya masih bingung apa maksud kalimat itu. Maksud dari pada cinta itu sendiri ternyata adalah seperti apapun kead...

"P-P-K-M" (Pelan-pelan kita Menikah)

 "P-P-K-M" (Pelan-pelan kita Menikah) Part 4 Oleh : Azizah Maghfiroh Pada umumnya, jika ada seseorang pengguna media sosial yang mengunggah dua pas foto ke akun masing-masing dengan latar belakang biru, hal tersebut menandakan bahwa ia baru saja mengumpulkan syarat-syarat untuk pernikahan.  Bagi yang masih melajang, pasti mendambakan kapan giliran itu datang. Seperti diriku yang masih dalam ikhtiar menjemput jodoh. Pagi ini ku siapkan kekuatan mental semangat seperti di era perjuangan melawan virus. Ya, ini adalah virus cinta yang telah menyerang jiwaku.  Tepat pukul 09.00 WIB. Aku sudah berpakaian rapi, harum tak lupa juga bersenjatakan busur panahan layaknya seorang Arjuna menjemput jodoh. Aku berharap tanpa menjemput pun ia sudah klepek-klepek dengan ketampanan dan kegagahan yang orang bilang terhadapku. "Tumben, ruuaapi amat kamu, Le," Sapa Ummi yang terkesima melihatku. "Loh, ya harus... Kan mau bertemu Ning Wirda calon mantu Panjenengan, Ummi.." ...

P-P-K-M (Pelan-pelan kita Menikah)

"P-P-K-M" (Pelan-pelan kita Menikah) Part 3 Oleh : Azizah Maghfiroh Wahai Para Lelaki yang masih jomblo, Berjuang mencari cinta, sedang menggembala cinta, berlari mengejar cinta atau mengharapkan keramahan cinta. ini lo yang disenangi sama kaum perempuan. Untuk yang serius aja ya! Jika baru pertama kenal. Datangi rumahnya. Kenalkan diri kepada orang tuanya. Dekati dia dengan memberikan senyum yang sopan. Kalau perempuan itu tidak mau menampakkan dirinya, artinya dia tidak tertarik dengan dirimu. Hahaha. Tetapi, belum tentu juga. Barangkali perempuan itu sangatlah istimewa. Perempuan yang istimewa selalu ingin diperlakukan dengan cara sangat berbeda. Sebab perempuan seperti ini selalu kritis dengan sikon disekelilingnya. Ada yang cerewet sampai telinga aja mau jebol. Tapi ada yang pendiam sampai kita kebingungan menentukan sikap. Jika bertemu. Perempuan ingin dijadikan nomor satu. Jangan mainkan handphone, apalagi main game. Ajak ia berbicara yang menyenangkan bukan menegangka...